NOZOMI NEWS: PT Nozomi Targetkan Penjualan 10.000

PT Nozomi Otomotif Indonesia (NOI), produsen sepeda motor roda tiga merek Nozomi, selama tahun 2016 mentargetkan penjualan 10.000 unit. Meski telah resmi menjadi mitra kerja pemerintah dalam Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), namun kontribusi penjualan terbesar diperkirakan masih berasal dari kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pasarnya masih terbuka luas, tak hanya untuk angkutan  logistik di perkampungan, namun sepeda motor roda tiga produksi Nozomi sudah dikembangkan untuk berbagai keperluan. Seperti motor ambulans, pemadam kebakaran, angkutan susu peternak sapi perah, motor niaga (motor toko), motor warung, motor wisata, serta berbagai desain lainnya. Trak pelak kehadiran berbagai jenis kendaraan roda tiga ini, mampu memberikan solusi akan kebutuhan angkutan niaga yang terjangkau bagi para UMKM, sehingga mampu mendorong pengembangan usaha di Tanah Air.

“Potensi pasarnya masih sangat terbuka, karena kalau dibanding dengan China atau India, penggunaan motor roda di kita masih kalah jauh. Itulah makanya seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap jenis kendaraan ini, mulai tahun 2012 kami mulai produksi sendiri di dalam negeri. Melalui  pabrik kami di Subang ini, kami bertekad terus melakukan inovasi dan pengembangan produk dengan investasi-invetasi baru. Tahun lalu kami fokus di pabrik lini mesin pengecatan, dan tahun depan kami akan membangun training center untuk edukasi SDM, masyarakat penguna dan pengembangan jaringan. Memang karena masih adanya pelambatan ekonomi, tahun depan (2016) belum terlalu ambisius dengan target penjualan tinggi. Tapi paling tidak target kami 10.000 unit optimistis bisa tercapai,” ungkap Leo Zahar, President Direktur PT Nozomi Otomotif Indonesia pada  acara media gathering (10/12) di pabrik Nozomi, Subang, Jawa Barat.

Menurut Direktur Nozomi, Cindy Leo guna mendukung target penjualan ini, pihaknya juga memberikan kemudahan pembelian melalui skim kredit yang dilakukan dengan mengandeng perbankan dan perusahaan pembiayaan. Misalnya dengan Bank BRI, Mandiri Mikro, Adira Finance, dan perusahaan lainya. “Melalui program pembiayaan ini, kami juga ingin membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan saran angkutan yang mereka butuhkan untuk mendukung usahanya tanpa harus investasi besar di awal. Salah satunya, kami punya  program uang muka ringan, hanya Rp2 juta dengan angsuran Rp800 ribuan per bulan," ujarnya.

Ditambahkan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna, Nozomi juga mengembangan jaringan  dealer untuk untuk menjamin ketersediaaan suku cadang dan purna jual. Saat ini pabrik Nozomi di Subang yang memiliki area 10 Ha kapasitas produksi baru sekitar 35 – 50 unit motor niaga per hari dn masih berpeluang besar ditingkatkan. Selain itu, Nozomi kini telah memiliki jaringan distribusi dealer dan sub dealer, service center lebih dari 500 jaringan yang tersebar di Sumatara, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan dan Sulawesi. Motor roda tiga Nozomi tersedia dalam 4 pilihan kapasitas mesin, yaitu 110cc, 150cc, 200cc, dan 250cc yang telah dilengkapi watercooler, varian khusus untuk wanita (tipe Srikandi) dan tipe metik elektrik.

Tersedia beragam bentuk karoseri yang sesuai keperluan usaha, seperti Motor Bak Sampah baik konvensional maupun Hydrolik, Motor Limbah, Motor Damkar tanpa dan dengan tangki, Motor Toko, Motor Susu/air tangki Stainless 600 liter, Motor Chiller Box (pendingin), hingga Motor Ambulance. Sedangkan  harga motor juga bervariasi, tergantung model dan kapasitas mesin. Tipe standar antara Rp21-27 juta on the road Jakarta. Sedangkan untuk desain yang disesuaikan konsumen sesuai kebutuhan harganya akan lebih mahal bisa mencapai Rp40-60 juta. (AC)


  Link: http://www.transindoonline.com/2015/12/pt-nozomi-targetkan-penjualan-10000.html